Sudah dua minggu berlalu sejak hari pertama agresi Israel ke Palestina. Hingga kini, masih saja roket-roket Israel terus menggempur jalur Gaza. Meski ratusan jiwa berguguran, tanpa ampun terus saja Israel membombardir Palestina. Bukan merasa iba, Israel justru semakin gencar menembakan misil-misilnya. :@
Bersamaan dengan semakin gencarnya serangan yang Israel luncurkan, semakin gencar pula aksi-aksi penolakan ditujukan padanya. Bagaimana tidak. Siapa yang tidak miris hatinya melihat kehancuran di tanah Palestina. Hanya orang yang tak punya hati yang tak tersentuh menyaksikan begitu banyak nyawa terenggut begitu saja oleh kekejaman Zionis.
Lagi dan lagi...
Orang-orang meneriakkan penolakan terhadap serangan Israel yang tak berperi kemanusiaan. Mencoba menggugah hati mereka untuk memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita yang tengah berjuang di sana.
Hari ini ratusan pelajar dan mahasiswa Pontianak beramai-ramai turun ke jalan untuk sekali lagi meneriakkan kutukan terhadap agresi Israel. Mereka yang berasal dari bebagai forum pelajar dan mahasiswa muslim mengadakan long march di sepanjang jalan Ahmad Yani. Berbekal semangat, mereka menyusuri jalan meski diguyur hujan.
Pengorbanan mereka yang rela diguyur hujan demi meneriakkan kebebasan mungkin tak seberapa dibanding penderitaan rakyat Palestina yang harus merasakan hujan mortir dan rudal yang tak ada henti-hentinya...
Bersamaan dengan semakin gencarnya serangan yang Israel luncurkan, semakin gencar pula aksi-aksi penolakan ditujukan padanya. Bagaimana tidak. Siapa yang tidak miris hatinya melihat kehancuran di tanah Palestina. Hanya orang yang tak punya hati yang tak tersentuh menyaksikan begitu banyak nyawa terenggut begitu saja oleh kekejaman Zionis.
Lagi dan lagi...
Orang-orang meneriakkan penolakan terhadap serangan Israel yang tak berperi kemanusiaan. Mencoba menggugah hati mereka untuk memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita yang tengah berjuang di sana.
Hari ini ratusan pelajar dan mahasiswa Pontianak beramai-ramai turun ke jalan untuk sekali lagi meneriakkan kutukan terhadap agresi Israel. Mereka yang berasal dari bebagai forum pelajar dan mahasiswa muslim mengadakan long march di sepanjang jalan Ahmad Yani. Berbekal semangat, mereka menyusuri jalan meski diguyur hujan.
Pengorbanan mereka yang rela diguyur hujan demi meneriakkan kebebasan mungkin tak seberapa dibanding penderitaan rakyat Palestina yang harus merasakan hujan mortir dan rudal yang tak ada henti-hentinya...
0 komentar:
Poskan Komentar