Pagi ini, seluruh siswa SMA Negeri 1 Pontianak dikejutkan oleh berita tentang kebocoran soal ujian nasional di sekolah tersebut. Berita tersebut dimuat dalam salah satu surat kabar lokal pada hari selasa, 21 April 2009, kemarin. Hal ini tentu saja mengundang reaksi keras dari siswa-siswa SMA Negeri 1 Pontianak.
Dalam berita tersebut dituliskan bahwa salah seorang siswa SMA Negeri 1 Pontianak yang berinisial ’RV’ menyatakan bahwa sebelum UN pertama yaitu mata pelajaran Bahasa Indonesia dimulai, teman-temannya membagikan kunci jawaban. Selengkapnya berita tersebut dapat dilihat di sini.
‘Saya’ selaku ‘siswa’ di ‘SMA Negeri 1 Pontianak’ merasa keberatan dengan pemberitaan tersebut. Saya dan teman-teman telah berusaha dengan kemampuan sendiri untuk melewati ujian nasional yang dilaksanakan sejak hari Senin lalu. Bahkan saya dan beberapa teman rela mengikuti pelajaran tambahan hingga malam hari demi mematangkan persiapan menghadapi ujian nasional ini.
Kalau pun memang ada siswa yang membeli atau menerima bocoran soal, itu merupakan tanggung jawab siswa itu sendiri dan bukan kesalahan siswa-siswa SMA Negeri 1 Pontianak secara kolektif. Dan saya yakin, kalaupun memang benar adanya, bocoran itu tentunya bukan berasal dari pihak sekolah melainkan dari luar sekolah. Saya ingin menegaskan bahwa ’SMA Negeri 1 Pontianak tidak membocorkan soal ujian nasional’.
Saya harap masyarakat luas dapat menyikapi pemberitaan tersebut sebagaimana mestinya. Jangan sampai ada pihak-pihak yang tidak bersalah harus dirugikan oleh pemberitaan tersebut.
Dalam berita tersebut dituliskan bahwa salah seorang siswa SMA Negeri 1 Pontianak yang berinisial ’RV’ menyatakan bahwa sebelum UN pertama yaitu mata pelajaran Bahasa Indonesia dimulai, teman-temannya membagikan kunci jawaban. Selengkapnya berita tersebut dapat dilihat di sini.
‘Saya’ selaku ‘siswa’ di ‘SMA Negeri 1 Pontianak’ merasa keberatan dengan pemberitaan tersebut. Saya dan teman-teman telah berusaha dengan kemampuan sendiri untuk melewati ujian nasional yang dilaksanakan sejak hari Senin lalu. Bahkan saya dan beberapa teman rela mengikuti pelajaran tambahan hingga malam hari demi mematangkan persiapan menghadapi ujian nasional ini.
Kalau pun memang ada siswa yang membeli atau menerima bocoran soal, itu merupakan tanggung jawab siswa itu sendiri dan bukan kesalahan siswa-siswa SMA Negeri 1 Pontianak secara kolektif. Dan saya yakin, kalaupun memang benar adanya, bocoran itu tentunya bukan berasal dari pihak sekolah melainkan dari luar sekolah. Saya ingin menegaskan bahwa ’SMA Negeri 1 Pontianak tidak membocorkan soal ujian nasional’.
Saya harap masyarakat luas dapat menyikapi pemberitaan tersebut sebagaimana mestinya. Jangan sampai ada pihak-pihak yang tidak bersalah harus dirugikan oleh pemberitaan tersebut.
0 komentar:
Poskan Komentar